DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Petani Jagung Resah, Serangan Ulat Mengancam Hasil Panen

Oleh : Habibul Muntaha Sabtu, 26 Oktober 2019

Keterangan : Petani Merawat Tanaman Jagung Yang Diserang Hama Ulat

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri - Petani di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri belakangan ini resah, sebab, puluhan hektar tanaman jagung mereka rusak akibat serangan hama ulat FAW (Fall Army Worm).

Serangan ulat FAW ini salah satunya dirasakan Kamdari (56) tahun, ia resah karena hampir setengah hektar tanaman jagungnya rusak, akibat dimakan ular, berbagai cara dengan pemberian obat pembasmi hama sudah dilakukan, namun tidak berhasil, sehingga terancam gagal panen.

"Sudah kita coba obati dengan salah satu racun hama tapi tidak ada efeknya," ujar Kamdari saat ditemui di sawahnya, Sabtu (26/10/2019). 

Kamdari menambahkan, hama ulat tersebut hanya menyerang tanaman yang masih berusia muda, sebab tanaman jagung yang usianya lebih tua milik tetangganya aman tidak rusak.

"Punya saya baru satu bulan tanam sudah diserang. Namun yang sebelah sudah hampir panen aman dari hama itu," lanjutnya

Hingga saat ini sambung Kamdari, di Desa Paron ada belasan petani yang sawahnya terserang hama ulat. "kalau ditotal ya ada 10 hektar yang terkena dampak ulat ini," imbuhnya. 

Sementara itu, Yayuk Annisa Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Ngasem menyebut, hama ulat FAW merupakan hama jenis baru yang menyerang tanaman milik petani. 

"Ini termasuk hama jenis baru yang menyerang tanaman jagung, sebelumnya tidak ada yang seperti ini," jelasnya 

Menurut yayuk, selain di desa Paron hama ulat juga menyerang tanaman jagung milik warga di beberapa desa di Kecamatan Ngasem. 

"Sepertinya hampir semua petani jagung yang baru tanam mengalami keadaan serupa." Tandasnya.(bib/yni)