DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Tekan Jumlah Pelanggar, Polantas Kota Kediri Telusuri Jalan Raya

Oleh : Habibul Muntaha Jumat, 25 Oktober 2019

Keterangan : Anggota Satlantas Polresta Kediri memeriksa Kelengkapan Surat kendaraan

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri - Hari ke tiga Pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2019, Satlantas Polresta kediri menjaring Ratusan Pengendara motor dan mobil dari beberapa simpul jalan di Kota Kediri.

Kasatlantas Polresta Kediri AKP Indra Budi Wibowo Mengatakan, Operasi Zebra yang dilakukan tidak hanya di satu titik saja, melainkan juga hunting dengan menelusuri jalan raya yang menjadi titik rawan pelanggaran, kecelakaan dan kemacetan.

"Hari ini kami melaksanakan razia di Jl. Hasanudin, tetapi kita juga melakukan hunting system ke sejumlah jalan Protokol seperti Jl. PB Sudirman, Jl. Patimura, Jl. kilisuci dan Jl. Joyoboyo," kata AKP Indra jumat (25/10/2019) sore.

Waktu pelaksanaan Operasi Zebra dan sistem hunting ini, dilaksanakan secara tentatif, melihat jam-jam yang dianggap rawan kepadatan kendaraan sekitar pukul 09.00, 13.00, dan 15.00 WIB.

Sasaran yang dituju pengendara yang melakulan delapan pelanggaran kasat mata, diantaranya tidak menggunakan helm, melawan arus, kendaran tidak spektek, tidak membawa kelengkapan surat kendaraan hingga bermain ponsel di jalan raya, mereka yang terbukti melanggar dilakukan tindakan Preventif hingga Represif.

"Sedikitnya ada 240 kendaraan yang kita  tindak, 226 kita tilang sisanya kita beri teguran agar tetap patuh pada aturan lalu lintas," Tambah Indra.

Diharapkan dengan seringnya dilakukan razia, masyarakat bisa sadar dan patuh dalam berlalu lintas, sehingga nantinya mampu menekan angka pelanggaran lalu lintas di Kota Kediri.

Sebelumnya dari data Satlantas Polresta kediri, Jumlah Penindakan pelanggar (dakgar) lalu lintas  mulai 1 Januari sampai 22 Oktober 2019, berjumlah 22.806 Pelanggar, masing-masing 19.831 diberi tindakan tilang dan 2.975 diberi teguran. 

Jumlah tersebut naik 23% dibanding tahun 2018 di periode yang sama yakni Jumlah dakgar lantas 1 Januari sampai 22 Oktober, berjumlah : 18.561 pelanggar dengan 14. 964 ditilang dan 3.597 diberi teguran.(bib/yni)