DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Terbayang melihat Makhluk Halus, Warga Trenggalek Rusak Mobil Tetangganya

Oleh : Habibul Muntaha Selasa, 08 Oktober 2019

Keterangan : Tersangka memperagakan Perbuatanya di Mapolres Trenggalek

Bagikan

Dhohotv.com, Trenggalek - Satreskrim Polres Trenggalek, Jawa Timur, menangkap seorang pemuda yang di duga sebagai pelaku perusakan mobil sekaligus penganiayaan berat terhadap tetangganya sendiri. pelaku, berdalih aksi perusakan dilakukan lantaran ayamnya mati karena di bunuh makhluk halus jenis genderuwo yang berada di atas mobil.

Pelaku adalah Hengki Anis Shafrizal, warga Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek. Tak Hanya pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti, satu unit tabung gas elpiji 12 kg, pecahan kaca mobil dan sebuah mobil.

Aksi perusakan ini, berawal saat pelaku pulang dari melatih merpati aduan miliknya, kemudian melihat ayam jago kesayanganya mati. saat itulah, pelaku menganggap ayamnya mati secara tidak wajar akibat di bunuh mahkluk halus yang bertengger di atas mobil milik Prastyono tetangganya.

Pelaku yang berhalusinasi, selanjutnya mengambil sebuah tabung elpiji kemasan 12 kg dan dihantamkan ke kaca mobil bagian depan, akibatnya kaca mobil korban langsung pecah berantakan.

Aksi brutal pelaku,membuat korban marah dan mempertanyakan perbuatan pelaku, sehingga korban melaporkan ke keamanan lingkungan. dari situlah, beberapa warga berdatangan di lokasi kejadian, untuk meredam aksi pelaku.

Bukanya mengahiri kemarahanya, Pelaku Justru semakin emosi kemudian  menganiaya salah seorang kerabatnya, sukardi, dengan cara dibanting, sehingga mengalami luka di jari kelingking kiri serta jari manis dan tangan kanannya patah.

"Tersangka yang kaget melihat ayamnya mati, kemudian keluar dari rumah dan melihat sosok tidak wajar berada di atas mobil Korban, Selanjutnya, tersangka mengambil tabung elpiji dihantamkan ke mobil," Ucap AKBP Jean Calviin Simanjuntak, Kapolres Trenggalek, di Markasnya Selasa (08/10/2019) siang.

Polisi memastikan pelaku, Hengki dalam kondisi sehat dan tidak mengalami gangguan jiwa. hal tersebut dibuktikan dengan hasil pemeriksaan kejiwaan di RSUD Dokter Sudomo Trenggalek. saat ini, tersangka di tahan di Mapolres Trenggalek, dijerat pasal berlapis, 406 KUHP dan pasal 351 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.(dwi/bib)