DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Penyerangan Bus Rombongan SKAL Asal Kediri di Yogya Hoax

Oleh : Habibul Muntaha Rabu, 04 September 2019

Keterangan : Guru Pendamping SKAL SMK PGRI 1 Kediri Koordinasi dengan Personil Kepolisian Kota Yogyakarta

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri -Pasca insiden bentrokan Oknum Suporter PSIM Yogyakarta dengan Pendukung Persik Senin ( 02/9/2019) di Kota kediri. Beredar Kabar di Media Sosial Facebook, Oknum Suporter PSIM akan melakukan Sweeping terhadap kendaraan ber Nopol AG yang berada di Daerah Yogya.

Kabar Adanya Sweeping itupun di perkuat dengan beredarnya sebuah foto bus warna biru yang diunggah se orang Netizen ke Group Facebook 'Persik Mania', unggahan foto yang menunjukan kondisi bus rusak dibagian belakangnya itu mendapat banyak komentar dari warga net.

Dalam kolom komentar Sejumlah warga net menyebut bus tersebut merupakan bus yang ditumpangi rombongan siswa salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Asal Kota kediri yang sedang melakukan kegiatan Study Kenal Alam Lingkungan (SKAL) di Yogyakarta.

"Wi SMK PGRI 1 sing SKAL (itu SMK PGRI 1 yang SKAL) tulis pemilik akun Muhammad hakim".

Dibawahnya Pemilik Akun Agungdwi Prasetyo Membantah, "Tour SMK PGRI Kediri aman lur, itu bukan busnya SMK PGRI 1," Tulisnya.

Dhohotv.com mencoba menghubungi Salah satu Guru SMK PGRI 1 Kediri yang ada di dalam Rombongan SKAL ke Yogyakarta, Pihak SMK Meluruskan Kabar yang Beredar di Media Sosial tidak benar alias Hoax.

"Tidak benar itu Hoax. jadi begini ceritanya, tadi waktu rombongan kita makan di Rumah makan di daerah Dukuh dekat SPBU, tiba-tiba Siswa kami di tanyai orang tidak dikenal selanjutnya mau kemana, dijawab mau ke Malioboro kemudian pulang ke Kediri," tutur Dandung Purwono Koordinator Lapangan SKAL SMK PGRI 1 Kediri saat dikonfirmasi Rabu (04/9) Malam.

Dandung menambahkan, orang tidak dikenal tersebut setelah mendapat jawaban dari siswa langsung pergi tanpa berkata apa-apa, "kita kawatir mas kok ada orang asing tanya-tanya tujuan kita, kita langsung koordinasi dengan seluruh guru pendamping dan siswa untuk mengurungkan perjalanan ke Malioboro," Imbuhnya.

Lebih lanjut Dandung menguraikan, ke kawatirannya bertambah ketika diberi informasi bahwa orang tak dikenal tadi merupakan oknum suporter bola. Pihaknya langsung berinisiatif menghubungi Pihak kepolisian setempat untuk minta pengawalan dalam perjalanan meninggalkan Kota Yogyakarta.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada aparat kepolisian karena sudah mengawal hingga jalan Tol perbatasan Surakarta," bebernya.

Dandung memastikan, hingga Rabu pukul 18.25 WIB seluruh Anggota Rombongan yang terdiri dari 5 bus semunya aman tidak terjadi apa-apa.

"Saat ini kami sudah di solo mas, Alhamdulilah semuanya aman," Tandasnya.

Sekedar di ketahui, pada kegiatan SKAL ke Yogyakarta ini, rombongan SMK PGRI 1 Kediri berangkat dari kediri pada hari selasa (03/9) malam, di Yogyakarta Rombongan ini berkunjung ke tiga tempat. Masing-masing untuk Siswa jurusan Listrik ke PLTU Bantul, Jurusan TKJ ke Universitas Negeri Yogyakarta 
dan Jurusan Multimedia (MM) ke Sekolah Tinggi Multimedia (STMM).(bib/yni)