DhohoTV - Dhoho Hari Ini

J-Scook bersama BI dan BNN Berikan Edukasi Cikur dan Bahaya Narkoba

Oleh : Habibul Muntaha Kamis, 15 Agustus 2019

Keterangan : BI Perwakilan kediri dan BNN Kota Kediri Memberikan Edukasi CIKUR dan Bahaya Narkoba

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri - Komunitas jurnalis vespa yang tergabung dalam Jurnalist Scooter Kediri (J-scook) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri mengajak pelajar di Kota dan luar kota Kediri untuk mengenali ciri -ciri keaslian uang rupiah.

Seminar dalam rangka 1 tahun berdirinya komunitas J-scook ini menghadirkan narasumber dari Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Kediri Oki Haricintiono dan Ridho Wiranata,  dari Unit Pengelolaan Uang Rupiah.

Dalam seminar ini Oki dan Ridho mengungkapkan pada peserta  , untuk mengetahui keaslian uang rupiah BI menghimbau untuk melakukan langkah 3 D, yakni  ditrawang, diraba dan dilihat, ini adalah salah satu strategi bagaimana cara memastikan keaslian uang rupiah.

Sementara untuk menjaga keawetan uang rupiah yang beredar di masyarakat, masyarakat diminta untuk tidak melakulan lima D , jangan diremas, dilipat, dibasahi dicoret dan  distaples, hal ini adalah salah satu program BI dalam menjaga keawetan uang ini

"Bawasanya fisik uang sangat pendek , negara indonesia salah satu negara yang boros dengan uang baru, ada 2 katagori uang yakni  layak edar, dan tidak layak edar, untuk menjaga umur uang agar kebih panjang serta  agar anggaran pencetaak uang tidak terus terlalu boros," terang dua Narasumber.

Sementara itu, dalam sesi selanjutnya BNN selaku narasumber dihadapan para pelajar membawakan materi tentang bahaya narkoba serta dampak penyalahangunaan  narkoba. Kompol DN Indrawati  Kasi Pencegaahan dan pemberdayaan masyarakat BNN Kota Kediri mengungkapkan jika peredaran narkoba saat ini kian memprihatinkan.

"Karena penjahat narkoba saat ini terus melakukan inovasi dalam melakukan peredaran narkoba dan tidak peduli siapapun sasaranya, " ungkap Kompol Indra.

Untuk itu dia nenghimbau agar terus melakukan pantauan pada anak anaknya agar tidak terjerat narkoba, selain itu orangtua terus mencari informasi melalui media masa TV maupun Koran agar mengerti inovasi penjahat dalam mengedarkan narkoba.

"Kami sangat welcome jika masyarakat meminta kami untuk memberikan edukasi pada masyarakat"tandasnya.

Sementara itu Ketua J-scook Andhimas Budi mengatakan jika acara seminar ini adalah sebagai wujud peduli komunitas jurnalis tentang program program pemerintah khususnya pada bidang sosial dan masyarakat. "Meskipun baru satu tahun kami mencoba dapat berguna bagi masyarakat" pungkasnya.(bib/yni)