DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Polresta Kediri Bongkar Penipuan Berkedok Ajakan Jadi Artis Sinetron

Oleh : Habibul Muntaha Senin, 29 Juli 2019

Keterangan : Kapolresta kediri, AKBP Anthon Haryadi (Tengah) didampingi Kasatreskrim Polresta Kediri, AKP Hanif Fatih W. menunjukan Barang Bukti kepada Awak Media

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota, Jawa Timur berhasil membongkar kasus penipuan berkedok ajakan menjadi artis sebuah Sinetron. dari hasil penipuan tersebut, pelaku bernama robby sudarsono warga bekasi, jawa barat berhasil meraup keuntungan Rp. 280.000.000 dari para korbanya.

Dalam menajalankan aksinya, pria (51) ini mengaku berasal dari PT JAS Production. Ia diamankan polisi saat berada di rumah kostnya di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Selasa, (23/7/2019).

Dengan modus mengaku sebagai produser sinetron Trans7, pria yang akrab disapa bang jay ini melakukan proses produksi sinetron di Kediri dan mencari pemain dengan peran pendukung. Pelaku juga menarik uang dari para korban sebelum melakukan proses produksi sinetron.

Karena tergiur dengan iming iming dapat bermain dalam sinetron Sajadah Cinta di Trans7. 25 orang warga yang berasal dari Kota-Kabupaten Kediri melapor ke Polisi.

Dari 25 orang korbanya, pelaku meminta uang bervariasi mulai dari Rp. 1.500.000 hingga Rp. 20.000.000,- tergantung dari berapa kali korbannya bermain dalam sinetron tersebut.

Kapolres Kediri Kota, AKBP. Anthon Haryadi. Menjelaskan, Pelaku telah mempersiapkan segala macam atribut dan kelengkapan yang menggambarkan ia berasal dari televisi swasta nasional, mengaku sebagai produser, sutradara. Pelaku juga secara terang terangan meminta uang kepada korbannya baik secara tunai maupun transfer.

"Pelaku ini mengaku sebagai produser, sutradara, sedang syuting sinetron di Kediri. Lalu mencari pemain tambahan namun meminta sejumlah uang sebelum syuting. Nominal uang sesuai dengan jumlah berapa kali seri korban akan tampil," Jelas Anthon. Senin, (29/7/2019).

Aksi pelaku dimulai sejak bulan Mei hingga Juli 2019, sebagi langkah awal pelaku kerjasama dengan agen model dan artis lokal. Tak hanya itu pelaku juga mendatangkan 7 orang artis dari ibukota untuk meraih kepercayaan para orang tua korban.

Sementara Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Hanif Fatih Wicaksono kepada kepada awak media menambahkan, kemampuan pelaku melakukan aksi penipuannya berasal dari profesi pelaku sebagai penghubung artis di sebuah rumah produksi di Jakarta.

Pelaku bahkan menjanjikan sinetron Sajadah Cinta akan segera tayang, setelah kontrak dengan TV selesai. Tak hanya sinetron, sejumlah iklan merek sepatu terkenal pun juga ditawarkan ke korbannya, tentunya dengan membayar sejumlah uang kepada pelaku.

"Pelaku ini cukup berani dan lihai melakukan aksinya, karena ia sebelumnya juga bekerja sebagai penghubung artis saat di Jakarta. Tak hanya sinetron, iklan sepatu juga ditawarkan korbannya, dengan membayar sejumlah uang," jelas Hanif.

Kristanti (45) salah satu orang tua korban penipuan mengaku, pelaku memang cukup lihai dan pintar saat merayu korbannya, apalagi ia sempat mendatangkan artis ibukota datang ke Kediri untuk promosi dan pawai bersama.korbannya.

"Kami sebagai orang tua ingin yang terbaik bagi anak kami, jadi kami percaya. Apalagi pelaku sempat mendatangkan artis ibu kota datang ke Kediri untuk pawai dan promosi ke Kediri soal sinetron Sajadah Cinta," jelas Kristanti.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah Handphone, uang sebesar Rp. 2.800.000,- , dua buah kaos bertuliskan Sajadah Cinta -Trans7, dua keping CD bertuliskan Sajadah Cinta-Trans7, stiker rumah produksi JAS Production, buku agenda kegiatan, serta nota dan kwitansi transfer pembayaran.

Pelaku terancam hukuman penjara selama empat tahun penjara, dengan pasal yang disangkakan 372 dan 378 KUHP Pidana.(bib/yni)