DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Remaja Trenggalek diduga Tewas Dikroyok, Polisi Amankan 17 Orang

Oleh : Habibul Muntaha Minggu, 19 Mei 2019

Keterangan : Korban saat di Puskesmas Panggul. Foto : Istimewa

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri - Seorang remaja bernama Deni Kurnia Sandi, (17) tahun warga Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, ditemukan tergeletak tak berdaya pada minggu, (19/06/19) dini hari, di Pos Taman Balai Kota Panggul dengan sejumlah luka ditubuhnya. Korban akhirnya meregang nyawa saat dirawat di Puskemas Panggul.

Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Sumi Andana, mengatakan, korban tewas saat menjalani perawatan di Puskesmas Panggul,  Polisi menduga kematian korban tidak wajar, sebab ditemukan sejumlah luka pada tubuhnya. sebelum dianiaya,  korban terlebih dahulu di jemput oleh belasan pemuda dirumahnya, selanjutnya korban di bawa secara beramai-ramai ke Taman Balai Kota Panggul, dan langsung di keroyok hingga babak belur.

"Pelapor yakni orang tua korban pada pukul 03.00 dini hari, menemukan anaknya dalam keadaan tidak berdaya terdapat sejumlah luka lebam di Pos Jaga Taman Balai Kota Panggul , selanjutnya dibawa ke Puskemas Panggul, namun pada pukul 05.00 dini hari korban dinyatakan meninggal dunia" ujar Sumi Andana, minggu malam, (19/05/19).

Masih kata Kasatreskrim, dari hasil penyelidikan, Polisi berhasil mengamankan 17 orang terduga pelaku yang sebagian merupakan teman korban sendiri, mereka diamankan dari beberapa tempat di Wilayah Panggul, dan langsung diamankan di Polres Trenggalek, guna menjalani proses pemeriksaan secara maraton.

"Kuat dugaan korban meninggal dunia akibat mengalami kekerasan secara bersama-sama, saat ini kami telah mengamankan 17 orang yang berstatus terlapor" Imbuhnya.

Ketika ditanya terkait motif pengroyokan tersebut, pihak kepolisian belum bisa memastikan, karena harus menunggu hasil pemeriksaan dari tim Penyidik dan Otopsi jasad korban.

"Nanti masih akan kami lakukan gelar perkara terhadap seluruh terlapor, saat ini kami juga masih menunggu hasil Otopsi jasad korban dari RSUD Dokter Sudomo Trenggalek, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban", tandasnya.(dwi/bib)