DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Mucikari Prostitusi Online, Bandrol Cewek (BO) 600 Ribu Sekali Kencan

Oleh : Habibul Muntaha Rabu, 15 Mei 2019

Keterangan : press realese Prostitusi Online di Mapolres Kediri

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri - NI 35 Tahun Mucikari bisnis prostitusi Online yang ditangkap Angota Unit PPA Satreskrim Polres Kediri di salah satu kamar hotel di jalan Airlangga Kabupaten Kediri, pada tanggal 10 mei kemarin mempunyai 10 anak buah, dikalangan anak buahnya ia dikenal dengan sebutan mami S.

Kapolres kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton melalui Kasatrekrim AKP Ambuka Yudha Hardi Putra mengatakan, bisnis prostitusi online tersebut sudah dilakukan pelaku sejak satu tahun terahir dengan memasang tarif bervariasi "dari keterangan pelaku, ia sudah 1 tahun menjadi mucikari prostitusi online, ia menawarkan anak buahnya kepada para laki-laki hidung belang dengan tarif 600 ribu sampai 1 juta rupiah sekali kencan, Ucap Ambuka saat Press Realese di Mapolres Kediri rabu siang (15/05/2019)

Seluruh Anak buah NI sudah berusia dewasa, sebelum bertemu dengan lelaki hidung belang, antara mucikari dan anak buah sudah mempunyai kesepakatan bagi hasil, kadang mucikari dapat 100 ribu sampai 200 ribu rupiah dari anak buahnya. Modusnya Mucikari Menawarkan Cewek Booking Online (BO) dengan mengirim foto dan tarif ML Shortime kepada pelanggan melalui aplikasi WhatsApp.

"Anak buah dia semua sudah dewasa, caranya pelaku ini mengirim foto perempuan dan tarif kencan kepada tamu pelanggan" Imbuh Ambuka.

Sementara NI Dihadapan Polisi mengaku menyesal menjalani bisnis terlarang tersebut, perempuan yang dilengan kirinya terdapat lukisan tato ini terpaksa menjadi mucikari untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya.

"Menyesal mas, untuk menambah kebutuhan ekonomi saja" Ungkapnya Singkat sembari menyembunyikan wajahnya dari kamera para wartawan.

Bisnis esek-esek ini berhasil dibongkar satresrim polres kediri saat menggelar razia hotel dalam rangka cipta kondisi dibulan ramadhan, saat merazia hotel yang disebutkan, polisi mendapati dua orang pasangan bukan suami istri RA dan BS usai melakukan hubungan badan sedang berada di dalam kamar hotel nomor 306. Polisi selanjutnya memeriksa dua orang saksi tersebut kemudian menangkap NI yang diketahui sebagai mucikari di rumahnya di kecamatan pagu kabupaten kediri.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, uang tunai berjumlah 600 ribu, 1 potong celana jeans panjang, 1 potong kaos pendek 2 potong pakaian dalam, slimut hotel dan kwitansi pembayaran hotel. 

Sedangkan untuk pelaku kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di unit PPA satreskrim polres kediri, pelaku dijerat pasal 2 ayat 1 UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, dengan Ancaman hukuman penjara Maksimal 15 Tahun dan denda 600 Juta Rupiah. (bib/yni)